🌊 Pertanyaan Tentang Asas Bimbingan Konseling

Takjarang mereka bertanya-tanya, bagaimana bayi dilahirkan, apa bedanya laki-laki dan perempuan, atau pertanyaan lain yang cukup rumit dijelaskan. Sebagai orang tua, Anda tentu ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka dengan selengkapnya. Rp 51.000 Rp 60.000 TopPDF MAKALAH BIMBINGAN KONSELING (1). docx dikompilasi oleh Dalam proses bimbingan dan konseling sangat diperlukan suasana keterbukaan baik dari pihak konselor maupun klien. Asas ini tidak kontradiktif dengan asas kerahasiaan karena keterbukaan yang dimaksud menyangkut kesediaan menerima saran-saran dari luar dan kesediaan Pedomanyang baik mengacu pada kisi-kisi wawancara, jadi membuat pertanyaa wawancara seperti menyusun soal ujian. Bagi rekan guru bimbingan dan konseling/ konselor yang kesulitan bagaimana cara menyusun pedoman wawancara berikut ini dibagikan contohnya. Setidaknya ada 3 kisi-kisi pedoman wawancara beserta pertanyaannya. Wawancara termasuk salah a Asas kerahasiaan, yaitu asas BK yang menuntut dirahasiakannya segenap data dan keterangan tentang peserta didik (konseli) yang menjadi sasaran layanan, yaitu data atau keterangan yang tidak boleh dan tidak layak diketahui oleh orang lain. Dalam hal ini guru BK/Konselor berkewajiban penuh memelihara dan menjaga semua data dan keterangan itu sehingga kerahasiannya benar-benar terjamin. Triyono Mastur, 2014, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling bidang pribadi, Yogyakarta, Paramitra HutagaJung, Ronal. 2015. Ternyata Berprestasi ltuMudah. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Eliasa Imania Eva, Suwarjo.2011.Permainan (games) dalam Bimbingan dan Konseling.yogyakarta: Paramitra Ceramah, Curah pendapat dan tanya jawab Pertanyaantentang bimbingan konseling yang paling sering ditanyakan. Yuk di cek, supaya kamu tahu bk itu seperti apa. Indikator1. Guru BK/Konselor merencanakan layanan BK yang mengacu kepada pengaplikasian pandangan dinamis tentang manusia sebagai mahluk bermoral spiritual, sosial, dan individu. 2. Pelayanan BK yang dirancang oleh Guru BK/Konselor mendorong kepada pengembangan potensi positif individu. 3. Kurangdapat mengenali emosi diri sendiri. Pelaksanaan praktik bimbingan dan konseling karir 4.1 pel Pelayananbimbingan dan konseling adalah pekerjaan prodesional sesuai dengan makna uraian tentang pemahaman, pelanggaran, dan penyikapan (yang meliputi unsur-unsur kognisi, afeksi dan perlakuan) konselor terhadap kasus pekerjaan professional itu harus dilaksanakan dengan mengikuti kaidah-kaidah yang menjamin efisien dan efektivitas proses dan lain-lainya. Nah asas dalam Bimbingan Konseling ada beberapa macam, diantaranya sebagai berikut. Asas Kerahasiaan (confidential); yaitu asas yang menuntut dirahasiakannya segenap data dan keterangan peserta didik (klien) yang menjadi sasaran layanan, yaitu data atau keterangan yang tidak boleh dan tidak layak diketahui orang lain. Studitentang Perilaku Membolos. Jurnal BK UNESA Vol. 03 N0. 01 Tahun 2013. Diakses pada tanggal 28 Oktober pukul 10.52 WIB . b. Ciri-ciri Siswa yang Membolos Asas kenormatifan Bimbingan dan konseling tidak boleh bertentangan dengan norma yang berlaku. 10) Asas keahlian Asas ini menjamin keberhasilan menaikkan kepercayaan masyarakat a Pengertian Layanan Konten Layanan Penguasaan Konten adalah salah satu jenis layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan siswa dapat memahami dan mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, keterampilan dan materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya, serta tuntutan kemampuan yang berguna dalam kehidupan dan perkembangan dirinya. AGvXFg. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Asas merupakan dasar atau sesuatu yang dijadikan sebagai landasan, pedoman, atau tumpuan dalam melaksanakan kegiatan. Asas juga diartikan sebagai suatu tumpuan yang digunakan sebagai dasar dalam pertimbangan pelaksanaan suatu kegiatan. Dalam layanan bimbingan konseling, selain terdapat tujuan, fungsi, dan prinsip juga terdapat beberapa asas yang menjadi dasar pertimbangan dalam pelaksanaan layanan bimbingan konseling. Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai tujuan, fungsi dan prinsip dari bimbingan konseling, maka pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai asas-asas dalam layanan bimbingan Prayitno 2004 ada 12 asas yang diterapkan dalam layanan bimbingan konseling. Asas tersebut adalah asas kerahasiaan, kesukarelaan, keterbukaan, kekinian, kemandirian, kegiatan, kedinamisan, keterpaduan, kenormatifan, keahlian, alih tangan, dan Tut Wuri Handayani. Apa saja maksud dari asas-asas tersebut? Yuk simak penjelasannya di bawah ini..1. Asas Kerahasiaan Merupakan asas yang mengharuskan layanan bimbingan konseling untuk merahasiakan segala hal yang berhubungan dengan konseli. Asas ini harus tetap diterapkan agar para konseli benar-benar merasa nyaman dan aman dalam berkonsultasi dengan konselor. 2. Asas KesukarelaanAsas ini berarti adanya keikhlasan, suka rela, tanpa adanya paksaan dari konselor maupun konseli dalam melaksanakan proses layanan konseling sehingga terciptanya proses layanan atau kerja sama yang Asas KeterbukaanDalam asas ini berarti harus adanya sifat terbuka dari konseli dalam proses berkonseling, entah itu ketika memberikan pernyataan atau mendapatkan pertanyaan dari konselor haruslah berkata dengan jujur dan apa adanya sehingga layanan bimbingan konseling dapat berjalan dengan lancar. 4. Asas KekinianMasalah yang perlu diselesaikan ialah permasalahan konseli yang sedang dihadapi Asas Kemandirian 1 2 3 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya 100% found this document useful 1 vote937 views20 pagesDescriptionasas dan prinsip bkOriginal TitleAsas Asas,Prinsip Bimbingan KonselingCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote937 views20 pagesAsas Asas, Prinsip Bimbingan KonselingOriginal TitleAsas Asas,Prinsip Bimbingan Konseling Asas Asas Bimbingan Konseling a. Asas kerahasiaan , yaitu asas BK yang menuntutdirahasiakannya segenap data dan keterangan tentang pesertadidik konseli yang menjadi sasaran layanan, yaitu data atauketerangan yang tidak boleh dan tidak layak diketahui olehorang lain. Dalam hal ini guru BK/Konselor berkewajiban penuhmemelihara dan menjaga semua data dan keterangan itusehingga kerahasiannya benar-benar terjamin. Contoh konselimemiliki masalah telah diperkosa, rahasia ini harus dijaga olehkonselor dan tidak boleh sampai bo!or. b. asas kesukarelaan, yaitu asas BK yang menghendakiadanya kesukaan dan kerelaan peserta didik konselimengikuti/menjalankan layanan/kegiatan yang diperuntukkanbaginya. Dalam hal ini guru BK/Konselorberkewajiban membina dan mengembangkan kesukarelaanseperti itu. Contoh konseli sakit hati karena dikirim oleh wakakesiswaan ke bk, dalam hal ini konseli masih dalam keadaanterpaksa, dan sebisa mungkin sebelum proses konseling konseliini harus sukarela dulu mau di konseling, tidak boleh pun harus sukarela. c. asas keterbukaan, yaitu asas BK yang menghendaki agarpeserta didik yang menjadi sasaran layanan/kegiatan bersikapterbuka dan tidak berpura-pura, baik di dalam memberikanketerangan tentang dirinya sendiri maupun dalam menerimaberbagai in"ormasi dan materi dari luar yang berguna bagipengembangan dirinya. Dalam hal ini guru BK/Konselorberkewajiban mengembangkan keterbukaan peserta didikKonseli. Keterbukaan ini amat terkait pada terselenggaranyaasas kerahasiaan dan adanya kesukarelaan pada diri pesertadidik yang menjadi sasaran layanan/kegiatan. gar pesertadidik dapat terbuka, guru BK/Konselor terlebih dahulu harusbersikap terbukadan tidak berpura-pura. !ontoh konseli yang punya masalah teraniaya harus jujur mengatakan bahwa diateraniaya tidak berbohong mengalami masalah lain d. Asas kegiatan, yaitu asas BK yang menghendaki agarpeserta didik konseli yang menjadi sasaran layananberpartisipasi se!ara akti" di dalam penyelenggaraanlayanan/kegiatan BK. Dalam hal ini guru BK perlu mendorongpeserta didik untuk akti" dalam setiaplayanan/kegiatan BK yang diperuntukkan baginya. Contohkonseli akti" menjawab pertanyaan dari konselor,melaksanakan konseling dengan akti", dan konselimelaksanakan hasil konseling e. Asas kemandirian, yaitu asas BK yangmenunjuk pada tujuan umum BK, yaitu peseta didik sebagaisasaran layanan BK diharapkan menjadi indi$idu-indi$idu yangmandiri dengan !iri!iri mengenal dan menerima diri sendiri danlingkungannya, mampu mengambil keputusan, mengarahkanserta mewujudkan diri sendiri. %uru BK hendaknya mampumengarahkan layanan BK yangdiselenggarakannya bagi berkembangnya kemandirian pesertadidik. Contoh konseli yang mengalami masalah broken home,setelah proses konseling dapat mengatasi masalahnya sendiri,bisa mengambil keputusan, apa yang harus dia lakukan, dapatmengenal lingkungan, dst. f. Asas kekiknian, yaitu asas bimbinga menghendaki agarobyek sasaran layanan BK ialah permasalahan peserta didikkonseli dalam kondisinya sekarang. &ayanan yang berkenaandengan masa depan atau kondisi masa lampau dilihat dampakdan/atau kaitannya dengan kondisi yang ada dan apa yangdapat diperbuat sekarang. Contoh misal konseli saat inimengalami masalah kesulitan belajar, ya masalah konseli sekaranglah yang dibadaskesulitan belajar bukanmenyelesaikan masalah konseli yang telah lampau. g. Asas kedinamisan, yaitu asas BK yang menghendaki agarisi layanan terhadap sasaran layanan konseli yang samakehendaknya selalu bergerak maju, tidak monoton, dan terusberkembang serta berkelanjutan sesuaidengan kebutuhan dan tahap perkembangannya dari waktu kewaktu. Contoh konseli yang mengalami masalah sering tidutsaat pelajaran, setelah proses konseling, konseli dapat berubahkearah yang lebih baik. tidak lagi tidur di kelas h. asas keterpaduan, yaitu asas BK yang menghendaki agarberbagai layanan dan kegiatan BK, baik yang dilakukan olehguru BK/Konselor maupun pihak lain, saling menunjang,harmonis dan terpadukan. 'ntuk inikerjasama antara guru BK dan pihakpihak yang berperanan dalam penyelenggaraanpelayanan BK perlu terus dikembangkan. Koordinasi segenaplayanan/kegiatan BK itu harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Contoh memadukan lingkungan, keluarga, pergaulankonseli dengan masalah konseli. i. Asas kenormatifan, yaitu asas BK yang menghendaki agarsegenap layanan dan kegiatan BK didasarkan pada dan tidakboleh bertentangan dengan nilai dan norma-norma yang ada,yaitu norma-norma agama, hukum dan peraturan, adat istiadat,ilmu pengetahuan, dan kebiasaan yang berlaku. &ayanan dankegiatan BK harus dapat meningkatkan kemampuan pesertadidik konseli memahami, menghayati, dan mengamalkannorma-norma tersebut. Contoh jika dilingkungan konseli tidakmelarang berbon!engan dengan lawan jenis, maka pelayananbimbingan konseling tidak boleh melarang hal itu. JawabanAsas – asas bimbingan dan konseling tentu saja harus diterapkan dalam penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling. Penjelasan1. Asas KerahasiaanMerupakan asas yang menuntut dirahasiakannya segenap data dan keterangan konseli yang menjadi sasaran layanan. Di mana data atau keterangan yang tidak boleh dan tidak layak diketahui oleh orang lain harus dirahasiakan oleh konselor. Dalam hal ini, konselor wajib secara penuh untuk memelihara dan menjaga semua data dan keterangan sehingga kerahasiaan benar- benar Asas kesukarelaanMerupakan asas yang menghendaki adanya kesukaan dan kerelaan konseli dalam mengikuti, menjalani layanan yang dibutuhkan bagi dirinya. Dalam hal ini konselor wajib membina dan mengembangkan kesukarelaan Asas keterbukaanMerupakan asas yang menghendaki konseli yang menjadi sasaran layanan bersifat terbuka dan tidak berpura- pura, baik dalam memberikan keterangan tentang dirinya sendiri maupun dalam menerima berbagai informasi dan materi dari luar yang bermanfaat bagi pengembangan hal ini konselor wajib untuk mengembangkan keterbukaan konseli. Keterbukaan ini sangat terkait dengan terlenggaranya asas kerahasiaan dan adanya kesukarelaan pada diri konseli yang menjadi sasaran layanan. Agar konseli dapat terbuka, konselor perlu terlebih dahulu untuk bersikap terbuka dan tidak berpura- Asas kekinianMerupakan asas yang menghendaki agar objek sasaran layanan bimbingan dan konseling adalah masalah konseli dalam kondisinya sekarang. Layanan yang berhubungan dengan masa depan atau kondisi di masa lampaupun dilihat dampak atau kaitannya dengan kondisi yang ada dan apa yang dilakukan Asas kemandirianMerupakan asas yang menunjuk pada tujuan umum bimbingan dan konseling yaitu konseli sebagai sasaran layanan bimbingan dan konseling diharapkan menjadi individu yang mandiri dengan ciri mengenal dan menerima diri sendiri dan lingkungannya, mampu mengambil keputusan, mengarahkan serta mewujudkan diri sendiri. Konselor hendaknya mampu untuk mengarahkan segenap layanan bimbingan dan konseling yang diselenggarakannya bagi berkembangnya kemandirian peserta Asas kegiatanMerupakan asas yang menghendaki agar konseli yang menjadi sasaran layanan berpartisipasi secara aktif di dalam penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling. dalam hal ini konselor perlu untuk mendorong konseli untuk aktif dalam setiap layanan bimbingan dan konseling yang diperuntukkan Asas kedinamisanMerupakan asas bimbingan konseling yang menghendaki agar isi layanan terhadap sasaran layanan yang sama kehendaknya selalu bergerak maju, tidak monoton, dan terus berkembang serta berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan dari waktu ke Asas keterpaduanMerupakan asas bimbingan dan konseling yang menghendaki agar berbagai layanan dan kegiatan bimbingan dan konseling, baik yang dilakukan oleh konselor maupun oleh pihak lain, saling menunjang, harmonis, dan terpadu9. Asas kenormatifanMerupakan usaha bimbingan dan konseling yang tidak boleh bertentangan dengan norma-norma yang berlaku, baik ditinjau dari norma agama, adat, hukum, ilmu pengetahuan, maupun kebiasaan sehari- kenormatifan ini ditetapkan terhadap isi maupun proses penyelenggaraan bimbingan dan konseling. Seluruh isi layanan harus sesuai dengan norma- norma yang ada. Demikian juga dengan prosedur, teknik, dan peralatan yang dipakai tidak menyimpang dari pada norma – norma yang dimaksudkan10. Asas keahlianMerupakan asas yang menghendaki agar layanan bimbingan dan konseling yang diselenggarakan atas dasar kaidah – kaidah profesional. Dalam hal ini para pelaksana konseling hendaklah tenaga yang benar- benar ahli dalam bidang bimbingan dan konselor harus terwujud baik dalam penyelenggaraan jenis layanan dan kegiatan bimbingan dan konseling maupun dalam penegakan kode etik bimbingan dan Asas alih tangan kasusMerupakan asas yang menghendaki agar pihak – pihak yang tidak mampu menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling secara tepat dan tuntas atas suatu permasalahan konseli mengalih tangankan permasalahan itu kepada pihak yang lebih Asas Tut Wuri HandayaniMerupakan asas bimbingan dan konseling yang menghendaki agar pelayanan bimbingan dan konseling secara keseluruhan dapat menciptakan suasana yang mengayomi atau memberikan rasa aman, mengembangkan keteladanan, memberikan rangsangan, dan dorongan serta kesempatan yang seluas- luasnya pada konseli untuk maju.

pertanyaan tentang asas bimbingan konseling