🐳 Berita Terbaru Ngoro Jombang

Ngorojombang. Di posting di bulan May 2022; Kategori : Toko Komputer; Wednesday, 01 June 2022 , Hi selamat datang, di media lokal yang menyajikan informasi menarik dan bermanfaat seputar Mojokerto dan sekitarnya. Topik yang kami antarkan meliputi berita terbaru. Anda sekarang di halaman Ngoro-jombang. Selamatdatang di Website resmi Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ngoro Jombang. Dalam perkembangan era globalisasi dan pesatnya kemajuan teknologi dan informasi ini, tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan sebuah website untuk dunia pendidikan khususnya sekolah, sangatlah penting. Media website dapat digunakan sebagai penyedia sarana dalam 1Agustus 2022. Viral Unggahan Keluarga Pasien RSUD Jombang Keluhkan Penanganan Persalinan Hingga Bayi Meninggal. 31 Juli 2022. Jejak Bung Karno di Ploso Jombang dan Sejarah yang Diragukan. 28 Juli 2022. Jelang 1 Suro, Jasa Cuci Pusaka di Jombang Kebanjiran Pelanggan hingga Luar Kota. ‹. Peristiwa MG-22 Agustus 2022 jombang. Sebuahguci kuno dan lingga terlihat di salah satu rumah warga di Dusun Padar Lor, Desa Padar, Kecamatan Ngoro. Benda yang diduga peninggalan era kerajaan Majapahit sudah bertahun-tahun dijadikan hiasan dinding rumah. September2019 silam publik dihebohkan dengan penemuan peninggalan sejarah di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Penemuan tersebut berupa tempat pemandian sedalam 2.5 meter. Airnya tampak bening dan jernih, berwarna hijau kebiruan. Jombang, Pengurus Ponpes LDII (H. Samsul), pemuda Muhammadiyah Ngoro dan Kepala Desa Ngoro (Drs. Edi Wijaya). Peletakan batu pertama ini merupakan di mulainya pembangunan baru asrama santri, diharapkan dapat meningkatkan kegiatan para santri untuk lebih produktif dalam menerapkan IPTEK dalam menghadapi persaingan di era digital saat ini. FinalLomba Membaca Kitab, Banjari, dan Pildaraja dilaksanakan tanggal 21 Oktober 2021 di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Jombang; Peserta Lomba Banjari yang akan tampil di babak final hanya dibatasi 10 Peserta dengan membawakan lagu wajib dan lagu pilihan yaitu : a. Ya Rasulallah Salamun'alaika. b. Ya Rasulallah ya ya nabi. d. Jombang- Sudarto, warga Desa/Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang meninggal saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) untuk motornya di stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) setempat, sekitar pukul 11.30 WIB, Selasa (8/3/2022). Berita Terbaru. Time Out. Ukir Kotak Musik dengan Karakter Wajah, Pemuda di Jombang Raup Untung. Direhab Puskesmas Kesamben Ngoro Jombang Pindah Lokasi. Direhab, Puskesmas Kesamben Ngoro Jombang Pindah Lokasi PosTerbaru. SMAN NGORO MENDAPAT PENGHARGAAN DARI CABDIN KABUPATEN JOMBANG SEBAGAI SEKOLAH TERINOVATIF; SISWA SMAN NGORO MENJADI JUARA HARAPAN 3 PADA AJANG GUK YUK KABUPATEN JOMBANG; Dharma Wanita Melakukan Kegiatan Bakti Sosial di SMA Negeri Ngoro Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Jawa Timur ke-76 BerdasarkanBPS Kabupaten Jombang Tahun 2019, penggunaan lahan terbesar adalah untuk kegiatan budidaya pertanian sawah dengan kisaran mencapai 43,21% dari luas wilayah Kabupaten Jombang. Berdasarkandata luas lahan sawah yang ada, berdasarkan jenis pengairannya, maka 80,45% berpengairan teknis, 3,51% sawah ½ teknis, 3,12% sawah irigasi BeritaJombang Polisi Ringkus 2 Pengedar Narkoba di Jombang, Barang Bukti 70 Ribu Pil Koplo dan Sabu Ikut Disita Unit Reskrim Polsek Diwek berhasil menggagalkan peredaran 70 ribu ribu butir obat keras terlarang dan narkotika sabu-sabu di wilayah Kabupaten. Selasa, 12 April 2022 . Berita Jombang s3hvZ. Hasil Pencarian ngoro Peringati Milad Kedua, Grup Shalawat Sayyidul Kaunain Ngoro Gelar Festival Banjari Se-Jawa Timur Daerah Ahad, 11 Jun 2023 Ning Ema dan Fatayat NU Ngoro Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan Republik Indonesia Daerah Kamis, 28 Jul 2022 Makesta IPNU-IPPNU Ngoro Cetak Kader Penggerak yang Adaptif Daerah Senin, 13 Jun 2022 Transisi Pandemi ke Endemi Covid-19, Muslimat NU Ngoro Gelar Vaksinasi Bagi Warga Daerah Selasa, 31 Mei 2022 Perkuat Iman dan Silaturahim, IPNU IPPNU Ngoro Gelar Safari Ramadhan Daerah Kamis, 21 Apr 2022 Mengenal Lebih Dekat Pendiri Organisasi, IPNU-IPPNU PAC Ngoro Lakukan Rihlah ke Yogyakarta Daerah Selasa, 15 Feb 2022 BMTNU Cabang Ngoro Jadi Kantor Terbaik, Kuncinya Sering Silaturahim Mitra Ahad, 23 Jan 2022 Belum Setahun, BMTNU Cabang Ngoro Miliki Aset 2 Miliar Lebih, Ini Rahasianya Mitra Kamis, 20 Jan 2022 IPNU-IPPNU Ngoro Persiapkan Calon Dai Muda Lewat Lomba Kultum Daerah Senin, 27 Des 2021 Ansor dan Gapoktan Sugihwaras Ngoro Salurkan Beragam Bantuan untuk Korban Semeru Daerah Ahad, 12 Des 2021 Mengenal Pangeran Jenu, Penyebar Agama Islam di Kawasan Ngoro Jombang Daerah Ahad, 11 Jul 2021 Jalin Silaturahim, IPNU Mojowarno dan Ngoro Gelar Pertandingan Futsal Daerah Senin, 19 Okt 2020 JOMBANG – Senin tanggal 05 September 2022 pukul selesai telah berlangsung Upacara hari Senin oleh SMP Negeri 1 Ngoro dengan pembina upacara AKP Subatnas, Ngoro serta sosialisasi terkait kedisiplinan dan ketertiban berlalulintas. Sosialisasi kedisplinan dihadiri oleh, AKP Subatnas, Ngoro, Kanit Binmas Polsek Ngoro Aipda Roni Teguh, Drs. Agus Dwi Santoso Kepala … SOSIALISASI KEDISIPLINAN DAN KETERTIBAN BERLALU LINTAS DI SMP NEGERI 1 NGORO Read More » Rani Rahayuning Tyas berhasil meraih medali emas olimpiade IPA tingkat nasional. Sebelumnya juga pernah menorehkan juara 1 tingkat provinsi. Siswi kelas 9A itu mengikuti lomba tersebut mulai 21-30 Desember 2021 yang diadakan oleh Zenius Competition. “Alhamdulillah, akhirnya Rani bisa mengharumkan nama SMPN 1 Ngoro Jombang di kancah nasional. Semoga menjadi motivasi untuk teman-teman yang lain … SISWI SMPN 1 NGORO, RANI RAHAYUNING TYAS PERAIH MEDALI EMAS OLIMPIADE IPA TINGKAT NASIONAL Read More » Upacara Hari Pendidikan Nasional Hardiknas Kecamatan Ngoro, Jum’at 13/5 di halaman SMP Negeri 1 Ngoro. Upacara tersebut berlangsung lancar dimulai pukul WIB.. Tema peringatan Hardiknas tahun ini adalah “Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar” Upacara Hardiknas ini diselenggarakan dengan jumlah peserta terbatas, namun tetap berlangsung dengan khidmat dan memperhatikan protokol kesehatan. Ramadhan tahun ini Baznas Jombang dan SMPN 1 Ngoro kembali memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa. Selain itu, juga mengajak anak yatim dan dhuafa untuk buka bersama. Setelah berbuka puasa mereka sholat tarawih berjamaah di halaman sekolah. Meski sempat terjadi gerimis, namun acara tetap berlangsung lancar. Semoga bantuan tersebut bermanfaat. Bulan Februari kemarin SMPN 1 Ngoro telah berusia 43 Tahun. Meskipun masih dalam pandemi, SMPN 1 Ngoro tetap melaksanakan perayaan HUT. Namun perayaan tersebut dilakukan dengan sederhana sekaligus memperingati isro’mi’roj. Dengan mengundang Mbah Bolong siswa siswi SMPN 1 Ngoro mendengarkan tausiah dari beliau. Setelah itu mereka berbagi nasi kotak kepada masyarakat setempat dan anak yatim … SMPN 1 NGORO MERAYAKAN MILAD DENGAN BERBAGI DAN MENGUNDANG MBAH BOLONG Read More » Senin, 6 Desember 2021 BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional bersama SMPN 1 Ngoro Jombang membagikan bantuan kacamata untuk siswa SMPN 1 Ngoro. Penyaluran bantuan dilakukan di lapangan upacara SMPN 1 Negeri Ngoro. Acara berlangsung dengan lancar dan tertib. Kepala Sekolah Bapak Drs. Agus Dwi Santoso dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada BAZNAS yang telah … Bantuan Kacamata dari Baznas Read More » Mari ramaikan akun media sosial kalian menggunakan twibbonize berikut ini pergi ke twibbonize Jangan lupa tag akun intagram smpn1_ngoro_jombang dan meriahkan acaranya. LDKS SMPN 1 Ngoro yang dilaksanakan di Wonosalam tanggal 21-22 November 2021 berjalan sukses. Acara LDKS diikuti oleh seluruh anggota OSIS baru. Pembukaan dipimpin langsung oleh kepala SMPN 1 Ngoro yaitu Bapak Drs. Agus Dwi Santoso. Semua pengurus OSIS yang baru harus mengikuti LDKS karena memiliki tujuan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi serta … LDKS SMPN 1 NGORO BERJALAN SUKSES Read More » Rabu, 28 April 2021 BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional bersama SMPN 1 Ngoro Jombang membagikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa. Penyaluran bantuan dilakukan di lapangan upacara SMPN 1 Negeri Ngoro. Acara berlangsung dengan lancar dan tertib. Kepala Sekolah Bapak Moesfadjar Hadi Iswidodo, dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan … Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa dari BAZNAS dan SMPN 1 Negeri Ngoro Jombang Read More » Hari pertama PTM dan kegiatan PAT kelas 9 SMPN 1 NGORO JOMBANG berlangsung kondusif Puji syukur kehadirat Tuhan YME karena setelah satu tahun lebih terjadi pandemi virus covid 19, siswa siswi SMPN 1 Ngoro Jombang hari ini Selasa 6 April 2021 bisa memulai pembelajar tatap muka PTM di sekolah. Para siswa dan wali murid menyambut … Hari pertama PTM dan kegiatan PAT kelas 9 SMPN 1 NGORO JOMBANG berlangsung kondusif Read More » JOMBANG – SMPN 2 Ngoro merupakan satu dari tiga SMP di Kabupaten Jombang yang lulus seleksi sebagai sekolah penggerak. Tujuh tema proyek penguatan profil pelajar pancasila pada sekolah penggerak bakal diterapkan selama tiga tahun ke depan. Diharapkan mutu pendidikan semakin meningkat dan sekolah semakin maju. ”Sebagai sekolah penggerak kita harus menerapkan kurikulum merdeka belajar, dengan mengangkat tujuh tema yang sudah ditetapkan kementerian,” ungkap Wiwik Astutik, Kepala SMPN 2 Ngoro. Tujuh tema diangkat dengan menyesuaikan kultur di lingkungan sekitar sekolah. Yaitu gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, Bhineka Tunggal Ika, bangunlah jiwa raganya, suara demokrasi, rekayasa dan berteknologi membangun NKRI serta kewirausahaan. ”Di tahun pertama, minimal memilih tiga tema untuk diterapkan. Penerapan sekolah penggerak baru akan dimulai awal tahun pelajaran 2022/2023 untuk kelas VII,” terang Wiwik. Tiga tema pertama yang akan diterapkan adalah gaya hidup berkelanjutan, kewirausahaan dan suara demokrasi. Gaya hidup berkelanjutan dilakukan dengan menggali potensi guru. Salah satu guru yang memiliki kemampuan membatik diminta untuk mengajarkan kepada guru-guru yang lain. Kemampuan membatik dengan cara batik smoke ini juga akan diberikan kepada siswa SMPN 2 Ngoro. Harapannya ketika siswa lulus dari SMPN 2 Ngoro memiliki bekal keterampilan. ”Guru di SMPN 2 Ngoro portensinya sangat luar biasa, ada yang memiliki kemampuan batik, jadi narasumber kegiatan membatiknya kita pakai guru kita sendiri,” ungkap Wiwik. Sedangkan untuk kewirausahaan, SMPN 2 Ngoro mengembngkan kemampuan merajut tas dari tali kur. Sama seperti tema sebelumnya, tema kewirausahaan juga diajarkan kepada guru. Sedangkan tema suara demokrasi, sudah dilakukan di SMPN 2 Ngoro sejak dulu saat pemilihan ketua OSIS. Untuk menerapkan suara demokrasi, nanti siswa juga akan diajak untuk mengetahui proses pemilihan kepala daerah atau bupati/wakil bupati. ”Mereka harus tahu tahapannya seperti apa, dan pelaksanaannya seperti apa, kita akan ajak mereka untuk berkunjung ke KPU Jombang,” tambahnya. Untuk menjalankan program sekolah penggerak, ditunjuk 10 tim komite pembelajaran. Mereka terdiri dari empat guru mata pelajaran inti dan satu koordinator BK, dua guru mata pelajaran cadangan dan satu guru BK, kepala sekolah, dan pengawas pembina ditunjuk untuk program sekolah penggerak. ”Diklat sekolah penggerak akan dilaksanakan 10 Mei sampai 16 Juni 2022 nanti,” terangnya. Meski belum mengikuti diklat, SMPN 2 Ngoro sudah jemput bola. Belajar menggali potensi yang ada di sekolah, juga belajar dengan studi banding kedua sekolah di luar daerah yang sudah lebih dulu menerapkan program sekolah penggerak. ”Kita sudah studi komparasi ke SMPN 2 Buduran Sidoarjo dan SMP Al Falah Sidoarjo,” ungkap Wiwik. Hal itu dilakukan agar sekolah lebih siap saat tahun ajaran baru nanti. ”Kita sudah jemput bola, kita belajar dan tahun pelajaran baru kita sudah siap mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar,” tambahnya. Lekatkan 6 Karakter Profil Pelajar Pancasila, Bekali Siswa Keterampilan SEBAGAI sekolah penggerak, SMPN 2 Ngoro bakal menerapkan kurikulum merdeka belajar. Guru bisa menyampaikan materi dengan metode apapun, asalkan tidak melenceng dari capaian pembelajaran. ”Output yang diharapkan, enam karakter profil pelajar pancasila didapatkan saat siswa lulus dari SMPN 2 Ngoro nanti,” terang Wiwik Astutik, Kepala SMPN 2 Ngoro. Enam karakter profil pelajar pancasila di antaranya, mandiri, kreativitas, gotong royong, kebhinekaan global, bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bernalar kritis. Sejak sekarang, 5P, yaitu project penguatan profil pelajar pancasila harus sudah dihafalkan guru, dan diterapkan dalam pembelajaran. Bentuknya anak dalam setiap pembelajaran harus membuat project, bentuknya sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. ”Salah satu yang bakal diterapkan yaitu membatik dalam mata pelajaran seni budaya,” tandas Wiwik. Choiriyatul Badriyah, guru Seni Budaya SMPN 2 Ngoro mengatakan, membatik merupakan keterampilan yang harus dimiliki siswa setelah lulus dari SMPN 2 Ngoro. Batik yang dikembamngkan Choiriyah yaitu dengan kain prima. Caranya dengan metode batik smoke. ”Metode ini sangat mudah, satu hari saja sudah jadi, dan hasilnya juga bagus, satu potong dua meter cukup untuk kemeja,” tambahnya. Sementara itu, guru keterampilan bakal memberikan keterampilan merajut tas menggunakan tali kur. Harapannya, setelah keluar dari SMPN 2 Ngoro siswa bisa membuat tas rajut untuk dipakai sendiri, juga bisa dikembangkan menjadi sebuah usaha. ”Ke depan akan bikin gantungan pot dari tali kur juga,” kata Emi Hidayati, guru Prakrya SMPN 2 Ngoro. Hakam Baihaki, guru Bahasa Indonesia yang merupakan guru senior SMPN 2 Ngoro mengaku bangga dengan kepemimpinan Wiwik Astutik yang mampu membawa sekolah lolos seleksi program sekolah penggerak. Sebagai guru senior ia harus menyesuaikan diri dengan perkembangan yang harus dilakukan di sekolah. ”Saya bangga, SMPN 2 Ngoro dapat memberikan bekal keterampilan kepada siswa untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, baik itu keterampilan maupun akhlak moral,” ungkap Hakam. Ubaidul Baits, koordinator tim komite pembelajaran mengatakan, persiapan implementasi kurikulum merdeka belajar direncanakan sangat matang. Sehingga guru sudah memiliki bekal, sejak jauh hari sebelum tahun pelajaran baru. ”Berkat keaktifan kepala sekolah kami berhasil maju bersama,” ungkapnya. Winarko, waka kurikulum mengatakan, kurikulum merdeka yang diterapkan smpn 2 ngoro jombang yaitu mandiri berbagi. Artinya memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam menerapkan kurikulum merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar pada satuan pendidikan. ”Di kurikulum merdeka, guru bebas berinovasi dalam kegiatan pembelajaran untuk mewujudkan profil pelajar pancasila, yang menjadi ciri khas kurikulum merdeka adalah adanya project penguatan profil pelajar pancasila yang terjadwal dengan jelas,” singkatnya. JOMBANG – SMPN 2 Ngoro merupakan satu dari tiga SMP di Kabupaten Jombang yang lulus seleksi sebagai sekolah penggerak. Tujuh tema proyek penguatan profil pelajar pancasila pada sekolah penggerak bakal diterapkan selama tiga tahun ke depan. Diharapkan mutu pendidikan semakin meningkat dan sekolah semakin maju. ”Sebagai sekolah penggerak kita harus menerapkan kurikulum merdeka belajar, dengan mengangkat tujuh tema yang sudah ditetapkan kementerian,” ungkap Wiwik Astutik, Kepala SMPN 2 Ngoro. Tujuh tema diangkat dengan menyesuaikan kultur di lingkungan sekitar sekolah. Yaitu gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, Bhineka Tunggal Ika, bangunlah jiwa raganya, suara demokrasi, rekayasa dan berteknologi membangun NKRI serta kewirausahaan. ”Di tahun pertama, minimal memilih tiga tema untuk diterapkan. Penerapan sekolah penggerak baru akan dimulai awal tahun pelajaran 2022/2023 untuk kelas VII,” terang Wiwik. Tiga tema pertama yang akan diterapkan adalah gaya hidup berkelanjutan, kewirausahaan dan suara demokrasi. Gaya hidup berkelanjutan dilakukan dengan menggali potensi guru. Salah satu guru yang memiliki kemampuan membatik diminta untuk mengajarkan kepada guru-guru yang lain. Kemampuan membatik dengan cara batik smoke ini juga akan diberikan kepada siswa SMPN 2 Ngoro. Harapannya ketika siswa lulus dari SMPN 2 Ngoro memiliki bekal keterampilan. ”Guru di SMPN 2 Ngoro portensinya sangat luar biasa, ada yang memiliki kemampuan batik, jadi narasumber kegiatan membatiknya kita pakai guru kita sendiri,” ungkap Wiwik. Sedangkan untuk kewirausahaan, SMPN 2 Ngoro mengembngkan kemampuan merajut tas dari tali kur. Sama seperti tema sebelumnya, tema kewirausahaan juga diajarkan kepada guru. Sedangkan tema suara demokrasi, sudah dilakukan di SMPN 2 Ngoro sejak dulu saat pemilihan ketua OSIS. Untuk menerapkan suara demokrasi, nanti siswa juga akan diajak untuk mengetahui proses pemilihan kepala daerah atau bupati/wakil bupati. ”Mereka harus tahu tahapannya seperti apa, dan pelaksanaannya seperti apa, kita akan ajak mereka untuk berkunjung ke KPU Jombang,” tambahnya. Untuk menjalankan program sekolah penggerak, ditunjuk 10 tim komite pembelajaran. Mereka terdiri dari empat guru mata pelajaran inti dan satu koordinator BK, dua guru mata pelajaran cadangan dan satu guru BK, kepala sekolah, dan pengawas pembina ditunjuk untuk program sekolah penggerak. ”Diklat sekolah penggerak akan dilaksanakan 10 Mei sampai 16 Juni 2022 nanti,” terangnya. Meski belum mengikuti diklat, SMPN 2 Ngoro sudah jemput bola. Belajar menggali potensi yang ada di sekolah, juga belajar dengan studi banding kedua sekolah di luar daerah yang sudah lebih dulu menerapkan program sekolah penggerak. ”Kita sudah studi komparasi ke SMPN 2 Buduran Sidoarjo dan SMP Al Falah Sidoarjo,” ungkap Wiwik. Hal itu dilakukan agar sekolah lebih siap saat tahun ajaran baru nanti. ”Kita sudah jemput bola, kita belajar dan tahun pelajaran baru kita sudah siap mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar,” tambahnya. Lekatkan 6 Karakter Profil Pelajar Pancasila, Bekali Siswa Keterampilan SEBAGAI sekolah penggerak, SMPN 2 Ngoro bakal menerapkan kurikulum merdeka belajar. Guru bisa menyampaikan materi dengan metode apapun, asalkan tidak melenceng dari capaian pembelajaran. ”Output yang diharapkan, enam karakter profil pelajar pancasila didapatkan saat siswa lulus dari SMPN 2 Ngoro nanti,” terang Wiwik Astutik, Kepala SMPN 2 Ngoro. Enam karakter profil pelajar pancasila di antaranya, mandiri, kreativitas, gotong royong, kebhinekaan global, bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bernalar kritis. Sejak sekarang, 5P, yaitu project penguatan profil pelajar pancasila harus sudah dihafalkan guru, dan diterapkan dalam pembelajaran. Bentuknya anak dalam setiap pembelajaran harus membuat project, bentuknya sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. ”Salah satu yang bakal diterapkan yaitu membatik dalam mata pelajaran seni budaya,” tandas Wiwik. Choiriyatul Badriyah, guru Seni Budaya SMPN 2 Ngoro mengatakan, membatik merupakan keterampilan yang harus dimiliki siswa setelah lulus dari SMPN 2 Ngoro. Batik yang dikembamngkan Choiriyah yaitu dengan kain prima. Caranya dengan metode batik smoke. ”Metode ini sangat mudah, satu hari saja sudah jadi, dan hasilnya juga bagus, satu potong dua meter cukup untuk kemeja,” tambahnya. Sementara itu, guru keterampilan bakal memberikan keterampilan merajut tas menggunakan tali kur. Harapannya, setelah keluar dari SMPN 2 Ngoro siswa bisa membuat tas rajut untuk dipakai sendiri, juga bisa dikembangkan menjadi sebuah usaha. ”Ke depan akan bikin gantungan pot dari tali kur juga,” kata Emi Hidayati, guru Prakrya SMPN 2 Ngoro. Hakam Baihaki, guru Bahasa Indonesia yang merupakan guru senior SMPN 2 Ngoro mengaku bangga dengan kepemimpinan Wiwik Astutik yang mampu membawa sekolah lolos seleksi program sekolah penggerak. Sebagai guru senior ia harus menyesuaikan diri dengan perkembangan yang harus dilakukan di sekolah. ”Saya bangga, SMPN 2 Ngoro dapat memberikan bekal keterampilan kepada siswa untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, baik itu keterampilan maupun akhlak moral,” ungkap Hakam. Ubaidul Baits, koordinator tim komite pembelajaran mengatakan, persiapan implementasi kurikulum merdeka belajar direncanakan sangat matang. Sehingga guru sudah memiliki bekal, sejak jauh hari sebelum tahun pelajaran baru. ”Berkat keaktifan kepala sekolah kami berhasil maju bersama,” ungkapnya. Winarko, waka kurikulum mengatakan, kurikulum merdeka yang diterapkan smpn 2 ngoro jombang yaitu mandiri berbagi. Artinya memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam menerapkan kurikulum merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar pada satuan pendidikan. ”Di kurikulum merdeka, guru bebas berinovasi dalam kegiatan pembelajaran untuk mewujudkan profil pelajar pancasila, yang menjadi ciri khas kurikulum merdeka adalah adanya project penguatan profil pelajar pancasila yang terjadwal dengan jelas,” singkatnya.

berita terbaru ngoro jombang